Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
سْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم
Segala
puji bagi Allah, Tuhan sekelian alam. Selawat serta salam buat
junjungan mulia Nabi Muhammad SAW keluarga serta para sahabat dan
pengikut yang istiqamah menuruti baginda hingga ke hari kiamat.
Sahabat yang dirahmati Allah,
Firman Allah SWT :
مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمَالَهُمْ فِيهَا وَهُمْ فِيهَا لَا يُبْخَسُونَ (15)
Maksudnya : "Barangsiapa
yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, nescaya Kami berikan
kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan
mereka di dunia itu tidak akan dirugikan."(Surah Huud (11) ayat 15)
أُولَئِكَ الَّذِينَ لَيْسَ لَهُمْ فِي الْآخِرَةِ إِلَّا النَّارُ وَحَبِطَ مَا صَنَعُوا فِيهَا وَبَاطِلٌ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ (16)
Maksudnya : "Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan
lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan
sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan".(Surah Huud (11) ayat 16)
Asbabun Nuzul Surah Huud Ayat 15-16 :
Mujahid r.a. dan Anas bin Malik r.a. memaparkan bahawa kedua ayat ini diturunkan berkenaan dengan kaum kafir yang selalu melakukan perbuatan yang di dasari keduniaan sahaja. Demikian pula dengan orang-orang muslim yang riyak " (Hadis Riwayat Ibnu Katsir)
Huraiannya :
Barangsiapa
yang menginginkan kesenangan hidup di dunia seperti makanan, minuman,
perhiasan, pakaian, perabot rumah tangga, kenderaan, binatang ternak dan anak-anak
tanpa mengadakan persiapan yang berguna untuk kehidupan di akhirat,
seperti beramal soleh, mengerjakan kebajikan, membersihkan diri dari berbagai sifat yang
tercela, maka Allah SWT akan memberikan kepada mereka apa yang mereka
inginkan sesuai dengan ketentuan sunnatullah dan Allah SWT tidak akan
mengurangi sedikit pun dari hasil usaha mereka itu kerana soal rezeki
itu biasanya ada sangkut pautnya dengan kegiatan usaha manusia.
Hasil usaha
mereka di dunia itu semata-mata bergantung kepada kegiatan bekerja dan
ketentuan dari Allah SWT, sedang amal-amal keakhiratan, balasannya
ditentukan oleh Allah Ta'ala sendiri tanpa perantaraan seorang pun.
Orang-orang yang dasar amalnya hanya sekadar mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan tidak mempunyai persiapan untuk menghadapi akhirat mereka itu tidak memperoleh apa pun juga nanti, kecuali neraka dan lenyaplah di sana apa yang telah mereka usahakan di dunia. Mereka berusaha di dunia bukan kerana dorongan iman pada Allah SWT dan bukan untuk membersihkan diri dari dosa dan kejahatan dan bukan pula untuk mengejar keutamaan dan takwa, tetapi semata-mata untuk memenuhi kepuasan hawa nafsu sepuas-puasnya. Itulah sebabnya maka apa yang telah mereka kerjakan di dunia itu sia-sia belaka.
Allah SWT berfirman:
مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْعَاجِلَةَ عَجَّلْنَا لَهُ فِيهَا مَا نَشَاءُ لِمَنْ نُرِيدُ ثُمَّ جَعَلْنَا لَهُ جَهَنَّمَ يَصْلَاهَا مَذْمُومًا مَدْحُورًا وَمَنْ أَرَادَ الْآخِرَةَ وَسَعَى لَهَا سَعْيَهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَئِكَ كَانَ سَعْيُهُمْ مَشْكُورًا
Maksudnya : "Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi) maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka Jahanam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir. Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh, sedang dia adalah mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalas dengan baik." (Surah al-Isra' (17) ayat 18-19)
Sahabat yang dimuliakan,
Firman Allah SWT maksudnya : "Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah
permainan dan senda gurau. Dan jika kamu beriman serta bertakwa, Allah
akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak akan meminta
harta-hartamu." (Surah Muhammad ayat 36)
Apabila kalian merasai kesukaran dan menghadapi banyak masaalah hidup di
dunia ini, janganlah berputus asa dan rasa kecewa kerana sesungguhnya
Allah SWT adalah tempat bergantung dan tempat di letakkan sepenuh
pengharapan. Berdoalah bersungguh-sungguh kepada-Nya.
Bersabda Rasulullah Sallallahu ’Alaih Wasallam (maksudnya) : “Doa orang yang sedang
menderita (kesedihan yang mendalam) ialah: "Ya Allah, Rahmat-Mu aku
harapkan, janganlah Engkau serahkan segala urusanku kepada diriku
sendiri walau sekejap mata, perbaikilah segala urusanku, tiada Ilah yang
berhak disembah selain Engkau.”
(Hadis Riwayat Abu Daud)
Sahabat yang dikasihi,
Marilah sama-sama kita jadikan kehidupaan di dunia ini sebagai medan
untuk kita beramal dan menyediakan persiapan kita menuju alam akhirat.
Tidak mungkin kita akan tenang dan berbahagia apabila membawa bekalan
yang sedikit dan tidak berkualiti pula apabila menuju perjalanan yang
jauh iaitu ke alam barzakh dan alam akhirat . Janganlah sia-siakan masa,
umur, tenaga dan kekayaan yang kita miliki tanpa kita membuat
pelaburan untuk bekalan kita di sana, ketika itu apa yang akan menjadi
pertukaran adalah amal-amal soleh, amal ibadah, amal kebajikan yang kita
lakukan di dunia ini semata-mata kerana Allah SWT. Renungkanlah dan
bertindak segera tanpa ditangguh-tangguhkan lagi.
Keseruan dan Keuntungan Berlimpah dari Bermain Slot Gacor Online
-
Keseruan dan Keuntungan Berlimpah dari Bermain Slot Gacor Online – Di era
dimana teknologi memudahkan segala aspek kehidupan, bermain judi slot kini
tak ...
1 year ago
1 comment:
Assalamualaikum tuan,boleh saya bertanya?
Post a Comment