Tuesday, February 12, 2013

Janji-janji Allah SWT Kepada Orang-orang Mukmin


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيم

Segala puji bagi Allah, Tuhan sekelian alam. Selawat serta salam buat junjungan mulia Nabi Muhammad SAW keluarga serta para sahabat dan pengikut yang istiqamah menuruti baginda hingga ke hari kiamat.

Sahabat yang dirahmati Allah,
Sesungguhnya Allah SWT bersifat Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Allah SWT menciptakan manusia dimuka bumi adalah semata-mata untuk beribadah kepadanya . Terdapat banyak janji-janji Allah SWT di dalam al-Quran dan juga janji-janji Allah SWT melalui lisan Nabi-Nya (hadis-hadis Nabi SAW) untuk kebaikan dan kemaslahatan manusia samaada di dunia dan akhirat apabila manusia patuh dan tunduk kepada Allah SWT dan bersyukur dan bersabar di atas ujian dan musibah yang di timpakan oleh Allah SWT.

Terdapat beberapa janji-janji Allah SWT untuk kebaikan para hamba-hamba-Nya. Janji-janji tersebut adalah seperti berikut :

1-Mereka yang sakit, Allah SWT akan sembuhkan.

2-Apa yang dikorbankan atau disedekah Allah SWT akan kembalikan.

3-Mereka yang berduka, Allah SWT akan gembirakan.

4-Segala dugaan, Allah SWT akan angkatkan darjat kita.

5- Segala keresahan atau kesempitan, Allah SWT akan lapangkan atau Allah SWT akan hapuskan.

Huraiannya :

1-Mereka yang sakit, Allah SWT akan sembuhkan.

Daripada Jabir bin Abdullah dari Nabi SAW sabdanya:"Tiap-tiap penyakit itu(ada) ubatnya. Apabila menepati ubat terhadap penyakit tersebut, maka sembuhlah dengan izin Allah"(Hadis Riwayat Muslim dan Ahmad)

Dalam riwayat yang lain :"Berubatlah , sesungguhnya Allah Azza Wajalla tidak meletakkan (kepada manusia) sesuatu penyakit melainkan diturunkan untuknya (penyakit tersebut) penawar kecuali satu penyakit (tiada ubat baginya). Lalu para sahabat bertanya apakah dia? ( penyakit yang tiada ubat itu ya Rasulullah) lalu Rasulullah menjawab, Tua(mati)"

2-Apa yang dikorbankan atau disedekah Allah SWT akan kembalikan.

Firman Allah SWT maksudnya : "Siapakah yang mahu memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan."(Surah al-Baqarah ayat 245)

3-Mereka yang berduka, Allah SWT akan gembirakan.

Firman Allah SWT : فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا 
Maksudnya : "Maka sesungguhnya bersama kesusahan itu ada kemudahan"
(Surah Alam Nasyrah ayat 5)

Dalam ayat ini Allah mengungkapkan bahwa sesungguhnya di dalam setiap kesempitan di situ terdapat kelapangan dan di dalam setiap kekurangan untuk mencapai suatu keinginan di situ pula terdapat jalan keluar, jika seseorang dalam menuntut sesuatu tetap berpegang pada kesabaran dan tawakal kepada Tuhannya. Ini adalah sifat Nabi SAW. baik sebelum baginda diangkat menjadi Rasul maupun sesudahnya, ketika baginda terdesak menghadapi tantangan kaumnya.

Walaupun demikian, baginda tidak pernah gelisah dan tidak pula mengubah tujuan tetapi baginda bersabar menghadapi kejahatan kaumnya dan terus menjalankan dakwah sambil berserah diri dengan tawakal kepada Allah SWT dan mengharap pahala daripada-Nya. Selepas kesusuahan yang diterima Nabi SAW bersama para sahabat akhirnya Allah SWT kurniakan kejayaan dan kegembiraan. 

Firman Allah SWT maksudnya : “(iaitu) orang-orang yang apabila mereka ditimpa oleh sesuatu kesusahan, mereka berkata; “sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jualah kami kembali.” Mereka itu adalah orang-orang yang dilimpahi dengan berbagai-bagai kebaikan dari Tuhan mereka serta rahmat-Nya; dan mereka itulah orang-orang yang dapat petunjik hidayat-Nya.” (Surah al-Baqarah ayat 156-157)

4-Segala dugaan, Allah SWT akan angkatkan darjat kita.

Rasulullah bersabda yang bermaksud: “Seorang hamba memiliki suatu darjat di syurga. Ketika dia tidak dapat mencapainya dengan amal-amal kebaikannya, maka Allah menguji dan mencubanya agar dia dapat mencapai darjat itu.” (Hadis riwayat Thabrani). 

Sabda Nabi SAW maksudnya : "Ujian yang tiada henti-hentinya menimpa kaum mukminin lelaki dan wanita yang mengenai diri, harta dan anaknya ( dengan sabar) sehingga dia akan menemui Allah dalam keadaan tidak berdosa"(Hadis Riwayat Tarmizi )

5- Segala keresahan atau kesempitan, Allah SWT akan lapangkan atau Allah SWT akan hapuskan.

Dari Anas radh. meriwayatkan, bahawa Rasulullah S.A.W bersabda; Sesungguhnya besarnya pahala adalah bergantung dengan besarnya ujian atau penderitaan. Dan sesungguhnya apabila Allah mengasihi sesuatu kaum. Dia akan menguji mereka (dengan penderitaan). Oleh sebab itu, barangsiapa yang redhai ujian Allah, Allah juga akan meredhainya. Dan barangsiapa yang tidak redha, maka Allah juga tidak meredhainya.” (Hadis Riwayat Tarmizi)

Sabda Rasulullah SAW yang maksudnya : "Tidak ada seorang muslim pun yang ditimpa gangguan seperti tusukan duri atau lebih berat daripadanya melainkan dengan ujian itu dihapuskan Allah perbuatan buruknya serta digugurkan dosanya sebagaimana pohon kayu yang menggugurkan daunnya"(Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim )

Sahabat yang dikasihi,
Allah SWT menjanjikan syurga kepada orang-orang mukmin yang beriman dan bertakwa, ketika di dunia dia bersabar dengan ujian penyakit, ditimpa musibah dan ditimpakan dengan berbagai-bagai dugaan, dia bersyukur di atas nikamat kurniaan Allah SWT dan tidak kikir untuk bersedekah dan infakkan hartanya di jalan Allah SWT.

Inilah Janji-Janji Allah SWT, sesungguhnya Allah SWT tidak pernah memungkiri Janji-janji Nya

1 comment:

Ashraf Izzudin said...

Maha suci Allah. Subhanallah.