Thursday, May 14, 2015

Sifat Khauf (Takut) dan Sifat Rajak (Mengharap ) Adalah Sifat Orang Mukmin.

Seorang mukmin yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT perlulah ada dua sifat ini terhadap Allah Azzawajalla iaitu perasaan khauf ( takut) dan rajak (mengharap).

Khauf (takut) di saat kematian tidak mendapat husnul khatimah dan takut kepada seksaan hari akhirat iaitu ketika diPadang Mahsyar, Mizan, Siratul Mustakim dan seksaan api neraka yang amat dahsyat dan menyeksakan.

Rajak (mengharap rahmat) dan kasih sayang Allah SWT semoga terpilih disaat kematian mendapat husnul khatimah dan termasuk di dalam golongan orang-orang muttaqin dan solihin dihari akhirat nanti dan diizinkan memasuki syurga Allah SWT.

Allah SWT berfirman dalam surah Az-Zumar, ayat 9 :

يَحْذَرُ الْآَخِرَةَ وَيَرْجُو رَحْمَةَ رَبِّهِ

" Takutkan akhirat (azab di sana) dan mengharapkan rahmat Tuhannya "

Dari Anas r.a berkata, Suatu hari Rasulullah SAW menemui seorang lelaki yang sedang nazak, Rasulullah SAW  berkata kepadanya : "Bagaimanakah keadaan kamu ?"

Lelaki itu menjawab : " Aku takut (khauf) dan aku berharap (rajak) "

Maka Rasulullah s.a.w bersabda maksudnya : "Tidak berhimpun di hati seorang hamba seperti keadaan ini, melainkan Allah azza wajalla akan memberikan apa yang diharapkannya, dan memeliharanya dari apa yang ditakutkan."
(Hadis riwayat At-Tirmizi)

Berdasarkan hadis di atas jelaslah kepada kita bahawa untuk menjadi hamba Allah SWT yang diredai-Nya maka perlu ada pada diri seorang mukmin itu dua sifat iaitu :

Pertama : Khauf (takut).

Kedua : Rajak (mengharap)

Huraiannya :

Pertama : Khauf (Takut)

Khauf membawa erti takut kepada Allah SWT atau pun perasaan bimbang. Ianya merupakan suatu sifat atau perasaan yang datang dalam diri seseorang mukmin.

Firman Allah SWT maksudnya : "Sesungguhnya orang yang berhati-hati kerana takut (khasyah) Rabb mereka. Dan orang-orang yang beriman terhadap ayat-ayat Rabb mereka. Dan orang-orang yang tidak mempersekutukan (sesuatupun) dengan Rabb mereka, Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut (kerana mereka tahu bahawa) sesungguhnya mereka akan kembali kepada Rabb mereka. Mereka itu bersegera untuk mendapat kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang-orang yang segera memperolehnya." (Surah al-Mukminun ayat 57-61)

Di dalam kitab Musnad Imam Ahmad dan Sunan at-Tirmidzi dari Aisyah r.ha yang berkata: "Aku bertanya kepada Rasulullah tentang ayat ini. (Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut) (Al-Mukminun: 60), apakah mereka adalah orang-orang yang berzina, minum khamr dan mencuri?"

Baginda menjawab, "Tidak wahai (Aisyah) anak Abu Bakar As Siddiq, akan tetapi mereka adalah orang-orang yang berpuasa, melaksanakan solat, bersedekah dan mereka khawatir (amalan mereka) tidak diterima."

Rasa khauf atau takut kepada Allah SWT ini wajib ditanam di dalam diri sebab Allah Maha Hebat seksaan~Nya kepada orang-orang yang menderhakai~Nya. Orang yang derhaka ialah orang yang melanggar larangan Allah dan meninggalkan suruhan Allah.

Dengan adanya rasa takut kepada Allah, seorang mukmin akan berusaha untuk mentaati perintah Allah SWT dan meninggalkan larangan Allah SWT. Lantas, perbuatan amal kebajikan yang dilakukan atas dasar khauf, bukanlah sebenarnya mengharapkan pahala dari Allh SWT, sebaliknya adalah untuk mengharapkan keampunan Allah atas dosa-dosa yang telah dilakukan.

Rasa khauf atau takut yang dituntut ialah yang menghalang seseorang dari melakukan dosa. Imam Ibnu Abil `Izzi al Hana berkata, "Seorang hamba wajib untuk takut dan berharap (kepada Allah), dan sesungguhnya takut yang terpuji dan yang sebenarnya adalah yang menghalangi pemiliknya dari apa-apa yang diharamkan oleh Allah. Apabila (takut) itu melewati batas, dikhawatirkan dia terjatuh pada sikap putus asa."

Sikap takut yang tidak diimbangi dengan rasa harap, akan menyebabkan seseorang berputus asa dari rahmat Allah.

Kedua : Rajak (Mengharap)

Firman Allah Taala, “…Janganlah kamu berputus asa dari mengharap rahmat Allah. Sesungguhnya tiada yang berputus asa dari mengharap rahmat Allah melainkan kaum yang kafir.” (Surah Yusuf ayat 87)

Allah SWT. berfirman:

قُلْ يَاعِبَادِي الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنفُسِهِمْ لاَتَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللهِ إِنَّ الله
َ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا  إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ {53}

Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas (melakukan dosa) terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu terputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Surah Az Zumar ayat 53)

Rajak ialah rasa pengharapan. Mengharapkan kepada Allah. Harapan seorang makhluk kepada Allah SWT sebagai Pencipta. Mengharapkan kurniaan Allah di dunia mahu pun di akhirat. Rasa rajak mesti mengiringi rasa khauf. Rasa pengharapan mesti mengiringi rasa takut. Agar Perasaan takut tidak menjerumuskan seseorang ke lembah putus asa. Begitu juga rasa harap mesti diringi dengan rasa khauf, agar seseorang mukmin tidak terlalu yakin dengan amal perbuatan. Tidak terlalu yakin akhirnya menjerumuskan diri ke arah bongkak, ujub, takbur dan riyak.

Demikianlah bahawa khauf (takut) terhadap seksa Allah SWT di akhirat, di saat berdiri di hadapan mahkamah Rabbul `Alamin dan takut apabila amalan-amalan kebaikannya tidak diterima oleh Allah SWT itu juga harus diiringi dengan rajak (berharap) terhadap rahmat dan ampunan-Nya serta diterimanya amalan-amalannya di sisi Allah SWT. Sebagaimana banyak sekali nash-nash yang menggabungkan antara khauf dan rajak di dalam kitab Allah dan sunnah Rasul-Nya.

Abu Ali ar-Rudzabari berkata, Khauf (takut) dan rajak (berharap) seumpama dua sayap burung, apabila keduanya sempurna, maka sempurnalah burung itu dan sempurnalah terbangnya. Dan apabila satu dari kedua (sayap) nya kurang, maka terjadilah kekurangan padanya (burung itu). Dan apabila kedua (sayap)nya tiada. jadilah burung itu di ambang kematian.

Walaubagaimanapun, ketika di saat ambang kematian, hendaklah seseorang tersebut meletakkan rasa rajak seratus peratus akan keampunan Allah. Berbaik sangka dengan Allah, agar dihujung kalimah kita nanti, Allah mengampuni diri kita dan memasukkan kita di dalam golongan kekasih Allah SWT.

1 comment:

IBU PUSPITA said...

Saya ingin berbagi cerita kepada anda bahwa saya ini IBU PUSPITA seorang TKI dari malaysia dan secara tidak sengaja saya buka internet dan saya melihat komentar ibu hayati yg dari honkong tentan MBAH KABOIREN yg telah membantu dia menjadi sukses dan akhirnya juga saya mencoba menghubungi beliau dan alhamdulillah beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor toto 6D dan alhamdulillah itu betul-betul terbukti tembus,kini saya sangat berterimakasih banyak kepada MBAH KABOIRENG dan jika anda ingin seperti saya silahkan hubungi MBAH KABOIRENG di 085-260-482-111,saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui MBAH KABOIRENG saya juga sudah bisa sesukses ini dan jangan mudah percaya kepada MBAH yg lain selain MBAH KABOIRENG karna saya juga pernah mengalami yg namanya dibohongin sama para normal yg lain,ini bukan rekayasa dari saya melainkan ini kisah nyata dari seorang TKI,jangan ada percaya klau ada yg memakai pesan ini klau bukan atas nama saya krna itu cuma bohan dan ini resmi saya yg menulis.Untuk yg punya rum erimakasih atas tumpangannya. KLIK _ GHOB _ 2D 3D _ 4D _ 6D _ DISINI












Saya ingin berbagi cerita kepada anda bahwa saya ini IBU PUSPITA seorang TKI dari malaysia dan secara tidak sengaja saya buka internet dan saya melihat komentar ibu hayati yg dari honkong tentan MBAH KABOIREN yg telah membantu dia menjadi sukses dan akhirnya juga saya mencoba menghubungi beliau dan alhamdulillah beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor toto 6D dan alhamdulillah itu betul-betul terbukti tembus,kini saya sangat berterimakasih banyak kepada MBAH KABOIRENG dan jika anda ingin seperti saya silahkan hubungi MBAH KABOIRENG di 085-260-482-111,saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui MBAH KABOIRENG saya juga sudah bisa sesukses ini dan jangan mudah percaya kepada MBAH yg lain selain MBAH KABOIRENG karna saya juga pernah mengalami yg namanya dibohongin sama para normal yg lain,ini bukan rekayasa dari saya melainkan ini kisah nyata dari seorang TKI,janan ada percaya klau ada yg memakai pesan ini klau bukan atas nama saya krna itu cuma bohon dan ini resmi saya yg menulis.Untuk yg punya rum erimakasih atas tumpangannya. KLIK _ GHOB _ 2D 3D _ 4D _ 6D _ DISINI