Friday, December 10, 2010

Kisah Penciptaan Nabi Adam a.s.

Dari Abu Hurairah r.a. daripada Nabi s.a.w.baginda bersabda : “Allah menciptakan Adam, tingginya 60 hasta”. Kemudian Allah berfirman maksudnya : “Pergilah, berilah salam kepada malaikat itu, dan dengarkan penghormatan keturunanmu”.

Adam berkata : “Assalamu’alaikum (Semoga kesejahteraan tetap atasmu)”.

Mereka menjawab : “Assalamu’alaika wa rahmatullah ( Semoga kesejahteraan dan Rahmat Allah atasmu) .

Mereka menambah wa rahmatullah (dan rahmat Allah).

Setiap orang yang masuk Syurga atas bentuk Adam. Penciptaan itu senantiasa berkurang hingga sekarang”.

(Hadis Riwayat Bukhari).


Dari Abu Hurairah ra., ia berkata : Rasulullah s.a.w bersabda : “Ketika Allah menciptakan Adam dan telah meniupkan ruh padanya, Adam bersin, lalu ia mengucapkan : “Alham­dulillah (segala puji bagi Allah)”, ia memuji Allah dengan seizinNya.

Lalu Allah berfirman kepadanya : “Rahimakallah ya Adam (Hai Adam, semoga Allah melimpahkan rahmat kepadamu).

Pergilah kepada para malaikat itu yakni yang duduk-duduk dari mereka, dan ucapkanlah : “Assa­lamu’alaikum (semoga kesejahteraan tetap atasmu)”.

Mereka menjawab : “Wa’alaikas salam wa rahmatullah (semoga kesejateraan dan rahmat Allah atasmu)”.

Kemudian ia kembali kepada Tuhannya. Allah berfirman : “Inilah penghormatanmu dan penghormatan di kalangan anak cucumu”. Lalu Allah berfirman kepadanya dengan tergenggam kedua belah tanganNya: “Pilihlah mana yang kamu sukai ?”.

Adam menjawab saya memilih tangan kanan TuhanKu”. Dua tangan Tuhanku yang kanan adalah penuh berkah, kemudian dibentangkannya, tiba-tiba di sana ada Adam dan keturunannya.

Adam berkata : “Wahai Tuhanku, apakah itu”,

Allah berfirman : “Mereka adalah ketu­runanmu”.

Masing-masing dari mereka telah tercatat umurnya diantara dua matanya.

Tiba-tiba ada seorang laki-­laki yang paling bersinar atau termasuk orang yang bersinar dari mereka.

Adam berkata : “Wahai Tuhanku, siapakah ini?”.

Allah berfirman: “Ini adalah anakmu Dawud, telah Aku catat umurnya 40 tahun”.

Adam berkata : “Wahai Tuhanku, tambahlah umurnya”.

Allah berfirman : “Itulah yang telah Aku catat baginya”.

Adam berkata : “Wahai Tuhanku, aku memberikan 60 tahun dari umurku untuknya”.

Allah berfirman : “Kamu dan itu”. Kemudian Allah menempatkannya di Syurga selama yang dikehendaki Allah, kemudian diturunkan daripadanya dan Adam menghitung (umur) dirinya.

Beliau bersabda : “Malakul maut (malaikat penjabut ruh) datang kepadanya, lalu Adam berkata : “Kamu tergesa-gesa, saya telah dicatat berumur 1000 tahun”.

Malaikat maut menjawab : “Memang, tetapi kamu telah memberikan kepada anakmu Dawud 60 tahun”.

Lalu Adam menentang, maka keturunannyapun menentang. Adam lupa maka keturu­nannya pun lupa. Beliau bersabda : Sejak itu, diperintahkan untuk membuat catatan dan saksi-saksi”.

(Hadis Riwayat Turmudzi).
——————————————————————————–

No comments: